http://ejournal.stitbima.ac.id/index.php/syafaat/issue/feedSyafaat : Jurnal Pengabdian Masyarakat2026-05-21T02:09:27+00:00Muhammad Akbarp3m.stitbima1@gmail.comOpen Journal Systems<p>Jurnal Pengabdian Masyarakat merupakan wadah publikasi ilmiah bagi hasil riset-riset dan Pengabdian Dosen yang akan diterbitkan pada bulan Juni dan Desember.</p>http://ejournal.stitbima.ac.id/index.php/syafaat/article/view/958Pelatihan Pembuatan Teh Kunyit Sereh untuk Kesehatan Masyarakat Ndano Nae Kota Bima2026-01-06T03:51:03+00:00Hermawansyah Hermawansyahhermawansyahbima065@gmail.comIrma Indrianiirma.stitbima1@gmail.comAsmaul Hikmatanasmaulhikmatan@gmail.comTrimansyah Trimansyah-@gmail.comNita Anggriani-@gmail.comSaifulah Saifulah-@gmail.comAntika Antika-@gmail.com<p><em>This community service activity aims to increase public awareness and understanding of health through training in making herbal tea from turmeric and lemongrass in Ndano Nae Village, Bima City. The training was conducted using an educational-participatory approach that included material delivery, herbal tea making demonstrations, interactive discussions, and hands-on practice by participants. The activity was evaluated through observation, interviews, group discussions, and simple questionnaires to assess changes in participants' understanding and behavior before and after the training. The results of the activity showed an increase in the community's understanding of the health benefits of turmeric and lemongrass, from around 40% before the training to 85% after the training. In addition, the habit of consuming herbal tea also increased from 30% to 70%, indicating a change in behavior towards a healthier lifestyle.</em> <em>Participants reported perceived benefits, such as increased endurance, improved digestive system, and reduced stress levels after regularly consuming lemongrass turmeric tea. From an economic perspective, this training also opened up opportunities for developing home-based businesses based on herbal products. This activity shows that practice-based training can increase public health awareness while encouraging the use of natural ingredients as a source of local economic potential.</em></p>2025-06-30T00:00:00+00:00##submission.copyrightStatement##http://ejournal.stitbima.ac.id/index.php/syafaat/article/view/1244Pembinaan Jurnalistik Sastra melalui Menulis Cerpen dan Puisi di Boarding School Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Kota Bima2026-05-19T02:12:31+00:00Irma Indrianiirma.stitbima1@gmail.comTrimansyah Trimansyahtrimansyahbima123@gmail.comSiti Nurbayabayanurbaya567@gmail.comMarjan Marjan-@gmail.comAntika Antika-@gmail.com<p>This Community Service Program (Pengabdian kepada Masyarakat/PKM) aimed to improve students’ creative writing skills through literary journalism coaching in the boarding school environment of Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Kota Bima. The program was motivated by the low level of students’ short story and poetry writing skills, despite their relatively high interest in literacy activities, which had not been supported by structured and sustainable guidance. The methods employed included participatory training and intensive mentoring, consisting of the delivery of basic literary journalism materials, short story and poetry writing practice, discussions and peer review sessions, as well as evaluation through a short story writing and reading competition. Data were collected through observation, documentation, and analysis of students’ works, and analyzed using a descriptive qualitative approach. The results indicate a quantitative improvement in students’ writing skills, as reflected in the increased number of short stories and poems produced and higher levels of active participation throughout the program. Qualitatively, the program had a positive impact on students’ enthusiasm, self-confidence, creativity, and attitudes toward literacy activities. The integration of literary journalism coaching with competition-based evaluation proved effective not only in enhancing writing skills but also in fostering a culture of literacy, encouraging expressive confidence, and supporting students’ character development. This program is recommended to be implemented on a continuous basis as part of strengthening the school’s literacy program.</p>2025-06-30T00:00:00+00:00##submission.copyrightStatement##http://ejournal.stitbima.ac.id/index.php/syafaat/article/view/1261Kampus Bebas Plastik: Pengolahan Sampah Gelas Mineral Sebagai Upaya Mewujudkan Lingkungan Akademik Berkelanjutan2026-05-20T00:46:34+00:00Hermawansyah Hermawansyahhermawansyahbima065@gmail.comMuhammad Akbarmuhammadakbarlbcstitbima@gmail.comSiti Nurbayabayanurbaya567@gmail.comArdin Ardin-@gmail.comAntika Antika-@gmail.comNita Anggriani-@gmail.com<p>Program Kampus Bebas Plastik di STIT Sunan Giri Bima melalui UKM Laskar Bima Craft bertujuan mengolah sampah gelas mineral menjadi serbuk tekstil sebagai upaya mewujudkan lingkungan akademik yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan melalui workshop, pelatihan, edukasi lingkungan, observasi, survei, dan Focus Group Discussion (FGD) dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan sivitas akademika. Sampah plastik diolah secara manual menjadi bahan baku produk kreatif seperti sofa, bantal, dan kerajinan bernilai ekonomis. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran ekologis mahasiswa, berkurangnya penggunaan plastik sekali pakai, serta meningkatnya penggunaan botol minum pribadi. Selain itu, kegiatan ini mampu mendorong kreativitas mahasiswa dalam menghasilkan produk daur ulang yang memiliki nilai guna dan nilai jual. Program ini juga memperkuat budaya peduli lingkungan melalui penerapan praktik pengelolaan sampah berbasis circular economy di lingkungan kampus. Program ini menunjukkan bahwa pengolahan limbah plastik berbasis circular economy dapat menjadi media edukasi lingkungan sekaligus mendukung terciptanya budaya kampus yang berkelanjutan.</p> <p> <strong>Kata kunci:</strong> Kampus Bebas Plastik, pengolahan sampah, serbuk tekstil, budaya lingkungan.</p>2025-06-30T00:00:00+00:00##submission.copyrightStatement##http://ejournal.stitbima.ac.id/index.php/syafaat/article/view/1280Implementasi Program “English for Young Learners” dalam Pengajaran Bahasa Inggris di SDN 61 Karara Kota Bima2026-05-21T02:09:27+00:00Mulyadin Mulyadinmulyadin299@gmail.comIin Irliana-@gmail.comNita Anggriani-@gmail.comFidratul Aqidah-@gmail.comNabila Lestari-@gmail.comIntan Komalasari-@gmail.com<p>Pembelajaran Bahasa Inggris pada tingkat sekolah dasar memerlukan pendekatan yang sesuai dengan karakteristik perkembangan anak agar proses belajar berlangsung efektif dan menyenangkan. Namun, praktik pembelajaran di beberapa sekolah dasar masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan metode interaktif dan rendahnya kepercayaan diri siswa dalam menggunakan Bahasa Inggris secara lisan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan program English for Young Learners (EYL) dalam pengajaran Bahasa Inggris di SDN 61 Karara Kota Bima guna meningkatkan penguasaan kosakata dasar, pelafalan, dan keberanian siswa dalam berkomunikasi sederhana. Metode pelaksanaan meliputi observasi awal, perencanaan materi berbasis EYL, pelaksanaan pembelajaran melalui permainan edukatif, lagu, penggunaan media visual (flashcard), serta praktik percakapan sederhana, dan evaluasi melalui observasi partisipatif serta refleksi pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan partisipasi aktif siswa, penguasaan kosakata tematik, serta kepercayaan diri dalam mengucapkan ungkapan sederhana dalam Bahasa Inggris. Suasana belajar menjadi lebih interaktif dan kondusif karena siswa terlibat langsung dalam aktivitas pembelajaran. Program ini memberikan kontribusi positif dalam menciptakan model pembelajaran Bahasa Inggris yang komunikatif, kontekstual, dan menyenangkan di tingkat sekolah dasar. Dengan demikian, implementasi pendekatan EYL dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang efektif dan berkelanjutan dalam meningkatkan kompetensi dasar Bahasa Inggris siswa sekolah dasar.</p>2025-06-30T00:00:00+00:00##submission.copyrightStatement##