The Relationship Between Education Level and Household Conflict Management

An Empirical Study Within the Framework of Islamic Family Law

  • Lusiana Desvia Sekolah Tinggi Agama Islam Solok Nan Indah - Indonesia
  • Yusrial Yusrial Sekolah Tinggi Agama Islam Solok Nan Indah - Indonesia
  • Ade Daharis Sekolah Tinggi Agama Islam Solok Nan Indah - Indonesia
Keywords: Education level, Conflic management

Abstract

Using the Thomas-Kilmann model and Islamic family law principles, this study comprehensively examines the importance of intellectual level in mediation techniques for resolving domestic disputes. This study, which uses a qualitative-empirical methodology, finds differences in conflict resolution patterns: subjects with high intellectual levels are more likely to adopt the Collaboration and Compromise modes, which are in line with the values of Shura and Mu'asyarah bil Ma'ruf, while subjects with a secondary education background are more likely to be trapped in Competitive or Avoidant behavior that risks exacerbating family divisions. According to Maqasid al-Shariah, a person's academic qualifications play an important role in changing the conflict resolution paradigm from an authoritative approach to a more logical emotional dialectic, which strengthens family resilience within the corridor of welfare.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afifah, A. D., Elvionita, E., Yusrial, Y., & Ringgit, A. (2024). The Impact of Parental Divorce on Adolescent Social Behavior: An Islamic Legal Perspective. Samara: Journal of Islamic Law and Family Studies, 2(2), 75–86.

Ali, N., & Saputri, A. A. I. (2025). Revitalisasi Hukum Keluarga Islam untuk Memberdayakan Ekosistem Ekonomi Syariah yang Adil: Perspektif Normatif dan Socio legal. Citizen: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, 5(3), 747–758. https://doi.org/10.53866/jimi.v5i3.871

Alinata, R., Sari, W. A., & Putri, Y. K. (2024). Makna pendidikan dalam perspektif Islam dan relevansinya dengan pendidikan di Indonesia. TADHKIRAH: Jurnal Terapan Hukum Islam Dan Kajian Filsafat Syariah, 1(3), 49–61. https://doi.org/10.59841/tadhkirah.v1i3.15

Amalia, R. M., Akbar, M. Y. A., & Syariful, S. (2017). Ketahanan keluarga dan kontribusinya bagi penanggulangan faktor terjadinya perceraian. Jurnal Al-Azhar Indonesia Seri Humaniora, 4(2), 129–135.

Asrori, K. (2024). Transformasi Qiwamah Dalam Konteks Ekonomi (Ketika Istri Menjadi Tulang Punggung Keluarga). Familia: Jurnal Hukum Keluarga, 5(2), 153–178. https://doi.org/10.24239/familia.v5i2.232

Azizah, J. N. (2024). Konsep Nusyuz dalam Khi dan Penyelesainya Prespektif Mubadalah. UNES Law Review, 6(3), 8912–8920. https://doi.org/10.31933/unesrev.v6i3.1783

Budhirianto, S. (2015). Pola Komunikasi untuk Pemberdayaan Kelompok Informasi Masyarakat dalam Menyukseskan Program Swasembada Pangan. Jurnal Pekommas, 18(2), 127–138. https://doi.org/10.30818/jpkm.2015.1180206

Daharis, A. (2024). Analisis Hukum Islam Terhadap Penggunaan Media Sosial Sebagai Penyebab Perceraian. Jurnal Kolaboratif Sains, 7(2), 887–895.

Daharis, A., Pradana, S. Y., Hasibuan, K., Fadjriani, L., & Mardiansyah, H. (2025). Relevansi Konsep Mubadalah Dalam Relasi Suami-Istri Menurut Hukum Keluarga Islam. Jurnal Kolaboratif Sains, 8(3), 1557–1563.

Damanik, F. H. S., Sukmana, O., & Winarjo, W. (2025). Sosiologi Kritis dan Transformasi Pendidikan: Menggugat Ketidaksetaraan Gender di Indonesia. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 14(2 Mei), 2031–2048.

Fahmi, N. N. (2025). Pengaruh Konflik Rumah Tangga terhadap Kesehatan Mental Anak dalam Perspektif Hukum Keluarga Islam: Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 3(4), 4384–4391. https://doi.org/10.31004/jerkin.v3i4.1051

Fariha, Z. (2025). assalamualaikum manajemen konflik dalam perdamaian. JURNAL STIE SEMARANG (EDISI ELEKTRONIK), 17(2), 79–89. https://doi.org/10.33747/stiesmg.v17i2.696

Ferliadi, A. S. (2020). Konsep Qowwam Dan Gender Dalam Ajaran Islam. SETARA: Jurnal Studi Gender Dan Anak, 2(01), 86–97. https://doi.org/10.32332/jsga.v2i01.2118

Fitri, A., Bahar, M., Azwar, Z., Ediz, M. H., & Yusrial, Y. (2024). Divorce Lawsuit Due to Impotence Perspective Maslahat Theory: Case study of the Andoolo Religious Court Decision, Southeast Sulawesi. El-Usrah: Jurnal Hukum Keluarga, 7(1), 220–236.

Fitri, A., & Huda, M. I. (2025). Penyelesaian Sengketa Mudharabah Perspektif Keadilan John Rawls. Jurnal At-Tamwil: Kajian Ekonomi Syariah, 7(1), 77–89.

Hajar, D. D., Mawaddah, E. M., Fitriatuzzuhria, H., Sulusiyah, S., & Mu’alimin, M. (2024). Peran Komunikasi Efektif dalam Penyelesaian Konflik. Jurnal Pelita Nusantara, 2(3), 277–285.

Hani, N. A., Syafitri, N. A., & Azzahra, R. (2025). Peran Human Capital dalam Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia, Sebuah Analisis Deskriptif. CEMERLANG: Jurnal Manajemen Dan Ekonomi Bisnis, 5(1), 91–102.

Hardianti, R., & Nurwati, N. (2020). Faktor penyebab terjadinya pernikahan dini pada perempuan. Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial, 3(2), 111–120.

Hasbullah, H. (2020). Pemikiran Kritis John Dewey Tentang Pendidikan. Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam, 10(1). https://doi.org/10.18592/jtipai.v10i1.3770

Jauhari, J., Candra, A., Afriani, K., & Merita, E. (2025). Peranan Pendidikan Agama Dalam Menyelesaikan Problem Rumah Tangga. Disiplin: Majalah Civitas Akademika Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah Pemuda, 31(1), 41–48. https://doi.org/10.46839/disiplin.v31i1.1149

Khoer, F. I., Gustiawati, S., & Yono, Y. (2022). Kepemimpinan Perempuan Dalam Perspektif Hukum Islam. As-Syar’i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga, 4(1), 42–49. https://doi.org/10.47467/as.v4i1.536

Malisi, A. S. (2022). Pernikahan Dalam Islam. SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik Dan Hukum, 1(1), 22–28.

Maulana, P., Karneli, Y., & Mudjiran, M. (2024). Hambatan Dalam Mewujudkan Hubungan Konseling. Cons-Iedu, 4(2), 231–246. https://doi.org/10.51192/cons.v4i2.867

Muzan, A., Muir, S., Basri, H., Gemilang, K. M., & Darulhuda, D. (2022). Mitigasi Konflik Rumah Tangga Dalam Upaya Menjaga Keutuhan Keluarga Sakinah. Hukum Islam, 22(2), 52–72.

Nafisah, F. N. F., & Jihad, S. J. S. (2025). -Konsep Keluarga Ideal Menurut Al-Qur’an Dan Hadits:-. Al-Ihkam Jurnal Hukum Keluarga Jurusan Ahwal Al-Syakhshiyyah Fakultas Syariah IAIN Mataram, 17(1), 21–44.

Nisa, N. A. (2024). Konflik Rumah Tangga Dalam Perspektif Fikih Munakahat. I’tiqadiah: Jurnal Hukum Dan Ilmu-Ilmu Kesyariahan, 1(3), 270–287.

Nur, S., Johar, R. D. P., & Shabihah, B. N. (2025). Marital Inequality and the Construction of a Sakinah, Mawaddah wa Rahmah Family: A Psychological and Quranic Perspective. Jurnal Elsyakhshi, 3(2), 1–10. https://doi.org/10.69637/jelsy.v3i2.408

Pulungan, S. Z. Z., Harahap, H. H., Pratiwi, N., Berliana, R., Siregar, G. P., & Iwan, I. (2024). Mewujudkan Keluarga Harmonis Peran Hukum Perkawinan Islam dalam Membangun Keluarga Ideal. Mediation: Journal of Law, 35–45.

Quadsajul, A. S., Putri, R. D., Ramadhani, N., & Kurniati, K. (2025). Nusyuz Suami dalam Hukum Islam: Analisis Dampak terhadap Kehidupan Keluarga. Akhlak: Jurnal Pendidikan Agama Islam Dan Filsafat, 2(2), 90–104. https://doi.org/10.61132/akhlak.v2i2.637

Rahmadani, G., Pagar, P., & Irham, M. I. (2025). Divorce Mediation: Peran Dan Pengaruh Psikolog Dalam Penyelesaian Konflik Perceraian. JURNAL RECTUM: Tinjauan Yuridis Penanganan Tindak Pidana, 7(1), 156–175. http://dx.doi.org/10.46930/jurnalrectum.v7i1.5332

Ramadhani, A. I., Putri, D., Kusuma, H. P., Risqi, M., Putri, T. N., & Mu’alimin, M. (2025). Teori Manajemen Konflik. Pusat Publikasi Ilmu Manajemen, 3(1), 116–124. https://doi.org/10.59603/ppiman.v3i1.635

Ratnawati, D., & Rahmawati, N. Y. (2024). Hubungan kemampuan manajemen konflik dan kecerdasan emosi terhadap kepuasan pernikahan. Jurnal Dinamika Sosial Budaya, 26(1), 153–160.

Remilda, S. A. (2022). Implikasi pendidikan formal ibu rumah tangga dalam membangun keluarga sakinah. Sakina: Journal of Family Studies, 6(2). https://doi.org/10.18860/jfs.v6i2.1364

Sari, D. A., Dasrizal, D., Masyhudi, F., Darwati, D., Hamdi, I., & Desvia, L. (2025). Effectiveness of the Talaqqi Method in Memorizing the Quran. Journal of Theory and Research Memorization Quran, 1(1), 15–25.

Sugandi, N., Choeri, I., & Marif, S. (2024). Hak dan Kewajiban dalam Perjanjian Perkawinan Menurut Hukum Keluarga Islam di Era Modern. Journal of Mandalika Literature, 5(4), 884–897. https://doi.org/10.36312/jml.v5i4.3514

Suryatni, L. (2021). Perkawinan Merubah Status Pria Dan Wanita Dalam Kehidupan Di Masyarakat. Jurnal Ilmiah Hukum Dirgantara, 11(2).

Syatibi, I. M. A., Zulriantoni, A., Lubis, M., & Wahyudi, R. (n.d.). Fenomena Sosial dan Tingginya Angka Cerai Gugat di Pengadilan Agama Pekanbaru: Analisis dengan Teori Konflik Sosial.

Tsaqib, M., & Fathonih, A. (2023). Kajian dan Telaah Kritis dan Hadits Tentang Mengatasi Konflik Keluarga. J-CEKI: Jurnal Cendekia Ilmiah, 3(1), 293–302.

Wijaya, O. R., & Nafi’ah, C. (2024). Nusyuz Dalam Hukum Islam: Aspek Hukum Dan Dampaknya Pada Hubungan Suami-Istri. MASADIR: Jurnal Hukum Islam, 4(01), 864–884. https://doi.org/10.33754/masadir.v4i01.1273
Published
2026-06-02
How to Cite
Desvia, Lusiana, Yusrial Yusrial, and Ade Daharis. FiTUA: JURNAL STUDI ISLAM 7, no. 1 (June 2, 2026): 60-74. Accessed June 5, 2026. http://ejournal.stitbima.ac.id/index.php/fitua/article/view/1291.
Section
Articles