Metode Istinbath Hukum Nahdlatul Ulama
Telaah Atas Qauli, Ilhaqi Dan Manhaji Dalam Lajnah Bahtsul Masail
Abstract
Artikel ini mengkaji metode istinbath hukum yang digunakan oleh Nahdlatul Ulama (NU) melalui forum Lajnah Bahtsul Masail. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan dengan pendekatan deskriptif-analitis, menggunakan teknik dokumentasi dan analisis isi. Hasil penelitian menemukan bahwa Lajnah Bahtsul Masail NU menerapkan tiga metode istinbath utama secara berjenjang: metode qauli (merujuk langsung pada teks kitab fikih mu'tabar), metode ilhaqi (menganalogikan kasus baru dengan kasus yang telah memiliki ketentuan hukum berdasarkan keserupaan), dan metode manhaji (mengikuti jalan pikiran dan kaidah penetapan hukum para imam madzhab). Metode qauli menempati posisi utama, dilanjutkan dengan ilhaqi ketika jawaban tekstual tidak ditemukan, dan manhaji sebagai alternatif terakhir apabila kedua metode tidak dapat dilaksanakan. Selanjutnya, NU mengembangkan metodologinya melalui Muktamar ke-33 di Jombang dengan merumuskan tiga pendekatan: bayani (tekstual), qiyasi (analogi), dan istishlahi atau maqashidi (berbasis tujuan syariat). Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengayaan khazanah metodologi hukum Islam dalam tradisi Ahlussunnah wal Jama'ah di Indonesia serta menjadi panduan praktis bagi Lajnah Bahtsul Masail di berbagai tingkatan dalam menerapkan prosedur istinbath secara konsisten dan berjenjang.
References
Anshor, Ahmad Muhtadi. Bath Al-Masail Nahdlatul Ulama: Melacak Dinamika Pemikiran Mahzab Kaum Tradisionalis. Yogyakarta: Kalimedia, 2017.
Daud, Fathonah K., dan Mohammad Ridlwan Hambali. “Metode Istinbath Nahdlatul Ulama (NU): Kajian atas Strategi Fatwa dalam Tradisi Bahts Al-Masail di Indonesia.” Millennial : Jurnal Pendidikan dan Studi Islam 2, no. 1 (2022).
H, Darmawati. “Manhaj Bahsul Masail Memurut Nahdatul Ulama (NU).” Sulesana 6, no. 2 (2011).
Hasan, M. Iqbal. Pokok-Pokok Materi Metodologi Penelitian dan Aplikasinya. Bogor: Ghalia Indonesia, 2002.
Krippendorff, Klaus. Content Analysis: An Introduction to Its Methodology. Thousand Oaks: Sage Publications, 2004.
Kurniawan, Deden, dan Adine Alimah Maheswari. “Method of Determination of Law in Bahtsul Masail.” Jurnal Scientia Indonesia 7, no. 1 (2021).
Mahfudh, KH. MA. Sahal. Nuansa Fiqih Sosial. Cet. I. Yogyakarta: LKiS Yogyakarta, 1994.
Mahfudin, Agus. “Metodologi Istinbath Hukum Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama.” Jurnal Hukum Keluarga Islam 6, no. 1 (2021): 14.
Masyhur, Abdul Aziz. Masalah Keagamaan Nahdlatul Ulama. Jakarta: Qultum Media 2004, 2009.
Miles, Matthew B., dan A. Michael Huberman. Analisis Data Kualitatif: Buku Sumber tentang Metode-Metode Baru. Jakarta: UI Press, 1992.
Mutakin, Ali. “Teori Maqashid Al Syari’ah dan Hubungannya dengan Metode Istinbath Hukum.” Kanun Jurnal Ilmu Hukum 19, no. 3 (2017).
PBNU, Rais ’Am, dan KH. MA. Sahal Mahfudh. Ahkamul Fuqaha: Solusi Problematika Aktual Hukum Islam Keputusan Muktamar, Munas dan Konbes Nahdlatul Ulama (1926–2004). Edited by Imam Ghazali Said dan A. Ma’ruf Asrori. Surabaya: LTN NU Jawa Timur & Diantama, 2005.
Sahil, Irdlon. “Ijtihad Nahdlatul Ulama.” Jurnal Pendidikan dan Pranata Islam 10, no. 2 (2015).
Suaidi, Hasan, dan Heriyanto. Takhrij Hadis di Lembaga Bahtsul Masail PWNU Jawa Tengah. Pekalongan: Penerbit NEM, 2022.
Yusuf, Slamet Effendy, M. Imam Aziz, dan A Helmy Faishal Zaini. Hasil-Hasil Muktamar Ke-33 Nahdlatul Ulama (NU). Cet. II. Jakarta: Lembaga Ta’lif wan Nasyr PBNU, 2016.
Zahro, Ahmad. Tradisi Intelektual NU: Lajnah Bahtsul Masail NU 1926-1999. Edited by Umaruddin Masdar. Cet. I. Yogyakarta: LKiS Yogyakarta, 2004.
Zed, Mestika. Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 2014.
Copyright (c) 2026 Mirna Apriani, Nurliana Angglee, Reski Ananda Sakinah, Besse Ruhaya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




